Wanita Merasa Lebih Bersalah Ketimbang Pria
Tuesday, February 2, 2010 14:29Menurut sebuah penelitian perempuan tidak hanya memiliki emosi yang lebih kuat, tetapi juga memiliki rasa bersalah yang lebih tinggi jika dibandingkan pria, ketika mereka berperilaku buruk. Wanita paruh baya cenderung merasa paling bersalah mengenai tindakan mereka, demikian penelitian yang dilakukan para akademisi di Universitas Negeri Basque, Spanyol.
Pria berusia 25-33 adalah yang paling sensitif, namun perasaan bersalahnya cenderung rendah. Perasaan bersalah yang lebih intens terjadi pada wanita. Tidak hanya di kalangan remaja, tetapi juga di kalangan wanita muda dan dewasa, ujar pemimpin penelitian Itziar Etxebarria. “Mereka juga menunjukkan nilai tertinggi untuk sensitivitas interpersonal. Perbedaan ini sangat berbeda dengan kelompok usia tua, yakni 40-50 tahun,” kata Itziar. Data tersebut juga menunjukkan bahwa remaja perempuan dan wanita muda memiliki nilai lebih tinggi dari pada laki-laki pada usia yang sama.
Namun, sebagai pria saat memasuki usia makin dewasa, perasaan bersalahnya cenderung lebih kuat. Etxebarria menyatakan bahwa wanita merasa lebih bersalah karena mereka secara sosial dikondisikan untuk melakukannya. “Hal ini disebabkan oleh praktek-praktek pendidikan tertentu, yang menuntut lebih banyak dari perempuan, dan yang kadang-kadang masih digunakan meskipun keyakinan yang bertentangan,” katanya.
Untuk mengurangi rasa bersalah Etxebarria menganjurkan, melalui proses pendidikan dan sosialisasi. Keduanya harus digunakan untuk mengurangi kecenderungan rasa cemas bersalah yang berlebihan di antara perempuan, dan untuk memperkuat kepekaan interpersonal antara manusia. “Rasa cemas yang bersalah semacam ini lebih sering terjadi pada orang yang dibesarkan dengan lingkungan yang selalu disalahkan, dan yang diatur oleh peraturan ketat tentang perilaku pada umumnya dan agresi pada khususnya,” katanya.
Penelitian ini dilakukan pada tiga kelompok responden yang terdiri dari perempuan dan laki-laki, yakni 156 remaja, 96 orang muda, dan 108 orang dewasa



tuteh says:
February 5th, 2010 at 2:41 am
Iya ya… benar juga *mengingat2* hehehe.
Kadang2 juga wanita lebih merasa bersalah itu karena saat emosi lagi meradang, bisa gila2an… jadi akhirnya nyesel deh heehehehe…
theodora says:
February 5th, 2010 at 2:20 pm
@ tuteh : he…he… makanya banyak orang bilang wanita berfikir dengan cinta yang membuatnya mati,berfikir dengan perasaannya,tidak mengiringi logikanya sehingga dia sering di tipu laki-laki.so..jadi lah wanita yang menggunakan otak dan perasaannya,hingga jadi wanita pintar dan hebat