Tari Ballet

Sunday, December 21, 2008 11:21
Posted in category Uncategorized

Tari balet adalah tari yang paling indah pernah aku temui sedari kecilku,aku sangat suka dengan tari ini selain dari tari cina-cina lainnya.bagiku tari ballet menggambarkan betapa perihnya kehidupan ini yang harus kita lewati namun hati harus tetap tenang dan anggun.setiap kali aku selalu berusaha untuk berlatih tari ballet tapi tadak pernah bisa lagi.dulu sewaktu aku masih kecil aku tinggal dengan kakek dan nenekku,mereka memang beragama islam tapi tidak pernah mengajarkanku untuk menghina atau merendahkan agama lain.aku di pingit dan kebiasaan di pingit terbawa sampai sekarang dan aku tak jenuh di rumah atau harus menuruti mau orang tuaku,tanpa harus meleha-leha atau membuang waktu ku tak penting.aku di kenalkan tari ballet oleh nenekku yang tiada pernah menggunakan bahasa daerah minang terhadapku dia selalu berbahasa belanda atau bahasa indonesia maksudnya agar aku lebih mengumum dengan orang jadi tidak kedaerahan aku di kenalkan tari ballet sewaktu sekolah di SD Maria,meski islam aku juga ikut bernyanyi di gereja tapi semua itu tak berpengaruh jelek padaku karena kakekku juga mengimbangi agama islam saat sore hari aku belajar mengaji,ke mesjid,sholat bahkan sholat jumat maklum waktu itu aku masih kecil jadi ya masih sah-sah saja pergi jumat.

Aku sedih sekali setiap kali melihat tari ballet.tau kenapa??karena aku ingat dengan kakek,nenek,dan kakak-kakakku yang dah tak ada lagi di sisiku,yap…aku sebatang kara rasnya.

sebentar lagi hari mau natal tapi aku sibuk buat film di kampus padahal hari libur natal dan aku berencana akan istirahat tapi ternyata tidak bisa,dan sebentar lagi tahun baru aku benar-benar sedih soalnya aku nggak ada kakak,saudara lagi.pastinya aku hanya bisa berjalan sendirian,padahal biasanya kalau dengan kakek dan nenekku kami melihat pertunjukan ballet kalau dengan kakak-kakakku kami sorenya akan jalan-jalan lalu makan-makan dan berdoa lalu pulang ya kita tak hura-hura di jalanan hanya menikmati sore hari bersama dan berdoa untuk tahun berikutnya.tapi kali ini tahun yang makin berat untukku,setelah kepergian kakekku,lalu nenekku dan kakak pertama lalu tahun ini kakak keduaku,habis sudah semuanya harapan,biasa aku di marahkannya,bercerita,ribut bersama,nontot bersama,makan bersama,jalan-jalan,bersoal jawab bersama tapi sekarang rumah itu sepi aku sendirian.yang sangat meyakitkan buatku aku tak pernah sempat melihat mereka untuk terakhir kalinya itu yang sangat menyakitkan.meski sekedar punggung atau wajahnya.semoga mereka hidup tenang dan bahagia disana.amin

You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “Tari Ballet”

  1. ichanx says:

    December 22nd, 2008 at 1:40 am

    balet… mmmm…. halah, gw gak ngerti seni tari… hihi

Leave a Reply