PBB Minta Israel Stop Penghancuran Rumah Palestina
Wednesday, October 28, 2009 5:08
Perserikatan Bangsa-bangsa Selasa (27/10) menyeru Israel agar segera menghentikan pengusiran paksa dan penghancuran rumah warga Palestina di Yerusalem Timur. PBB menyatakan, sekitar 60 ribu orang di sana menghadapi risiko pengusiran paksa, penghancuran rumah dan kehilangan tempat tinggal. Demikian berita yang dilansir ANTARA, Rabu (28/10).
Pemerintah Israel menghancurkan rumah enam keluarga Palestina di Yerusalem Timur, Selasa (27/10). Menurut Kantor PBB Urusan Koordinasi Kemanusiaan (OCHA) aksi itu membuat jumlah orang yang kehilangan tempat tinggal akibat pengusiran paksa atau penghancuran rumah di wilayah pendudukan Palestina menjadi 600, separuh adalah anak kecil.
“Tindakan semacam itu bertolak-belakang dengan hukum internasional dan memiliki dampak negatif serius jangka panjang terhadap masyarakat dan keluarga Palestina. PBB menyampaikan kembali seruan bagi penghentian segera dan tanpa syarat tindakan semacam itu dan mendesak Israel agar melindungi penduduk sipil di wilayah pendudukan dari pengusiran lebih lanjut,” demikian bunyi pernyataan OCHA.
Menurut pemerintah Israel, penghancurkan rumah dilakukan terhadap rumah yang dibangun tanpa izin resmi pembangunan dan dicapnya tidak sah. Namun OCHA menyatakan warga Palestina sangat sulit memperoleh izin karena persyaratan yang ketat dan dan biaya yang tinggi.
Israel menduduki wilayah Palestina, termasuk Yerusalem Timur, usai perang 1967



tuteh says:
October 31st, 2009 at 7:12 am
Semoga kedamaian dan aman bisa tercapai… kasihan dan serba salah… mo bangun rumah pake ijin; ribet. Udah dibangun, nggak ada ijin, diancurin
Met wiken ya..
tuteh says:
November 9th, 2009 at 1:50 pm
Updateeeee… hehehe…
tuteh says:
November 27th, 2009 at 1:37 pm
Met Idul Adha yaaa
Yang rencana naik Haji, semoga terkabul di lain kesempatan. Banyak do’a, banyak berkah… Insya Allah.