MANOHARA sudah dijual ibunya sejak MENIKAH?…. !

Wednesday, April 29, 2009 7:49
Posted in category Kriminal

Akhir-akhir ini masalah manohara yang menikah dengan pangeran malaysia yang berunjung pada kasus ibunya yang tak dapat menghubunginya lagi kini benar-benar menjadi kripik goreng renyah bagi konsumsi masyarakat indonesia dan malaysia bahkan keluar lainnya.

Pertama saya ikut berlangsung kawa atas musibah yang anda rasakan saat ini

Kedua bersyukurlah engkau manohara karena banyak kasus lain yang tak terselesaikan dan lebih penting yakni soal budaya bangsa yang tak terselesaikan tidak dapat diperhatikan oleh anggota DPRD yang ngakunya terima keluahan rakyat dan pas kasus wanita cantik ini baru nongol otaknya pengen membela

Ketiga ini hanyalah soal masalah keluarga

keempat ini salah semua keluarga manohara,baik itu ibunya,kakaknya,suami,serta mertuanya

kenapa aku katakan demikian,dalam forum pembaca kompas terliahat jelas dan dalam televisi (TV) kita melihat seolah-olah ibunya traniaya,memang secara batin memang benar,tapi apakah kita tidak melihat itu atas kesalahan ia sendiri pada anaknya??

dimana ia meminta maaf karena telah menikahkan anaknya pada sang pangeran.kenapa ia menyesal???

apa pantas seorang ibu yang telah menjual harga diri anaknya yang begitu cantik lalu kini ia mohon-mohon ingin bertemu,pantas saja bangsa malaysia menganggap rendah perempuan indonesia karena adat istiadat manohar yang mudahnya menikah demi harta.

Seperti diketahui,manohara berasal dari makasar bukan dari prancis atau apa.dalam adat makasar,semakin cantik wanita itu,semakin mahal harga jualnya,nah kita pun tahu,bahwa selama ini ibunya manohara terlilit hutang milyaran rupiah karena bisnis berlian.nah….itulah masalahnya,kenapa menyesal???? bukankah hutang anda milyaran rupiah sudah dilunaskan dengan mengawinkan anak anda yang saat itu baru berusia 16 tahun??? sedangkan usia menikah sah secara hukum adalah 17 tahun di indonesia ini,lalu kenapa bisa terjadi demikian????

apa usianya digede-gedein pas urus surat nikah.

pantas saja pihak kerajaan menganggap rendah wanita bangsa indonesia dan pantas saja pihak kerajaan melarang manohara bertemu dengan ibunya dan memutuskan hubungan darah.kenapa demikian??

karena mereka telah MEMBELI HARGA DIRI MONOHARA DENGAN MEMBAYAR SEMUA HUTANG IBUNDANYA.MEREKA LALU MENIKAHKANNYA,DAN MEREKA BERHAK UNTUK MEMBUAT MONOHARA UNTUK MENJADI BAGIAN DARI KERAJAAN MEREKA SEOLAH-OLAH MONOHARA TIADA PERNAH TERLAHIR DAN MENJADI ANAK BANGSA INDONESIA

jadi terimalah apa yang engkau perbuat.kalau hanya sekedar bertemu,tatap saja fotonya,ya itulah yang harus kamu terima atas jual beli anakmu sendiri.

kan sekarang dia sudah tenang dirumah kontrakannya,jadi biarkan monohara menjadi bagian dari meraka.anggaplah disurga nantik kamu akan bertemu dengan anakmu.dan jangan pernah menjualnya lagi

aku tau ini karena adat,atau karena hutang yang banyak kamu melakukan ini pada anakmu ,menikahkannya demi harta sang pangeran berharap anakmu bahagia dan kamu dapat bagian.mana bisa ,kan beda negara

di pariaman-sumatra barat laki-laki dibeli dengan kerbau 3 buah untuk menikahi wanita.apa lagi kalau sudah sarjana makin jutaan rupiah,sedang di aceh,laki-laki dibeli dengan emas, di makasar wanitanya makin cantik,makin molek di nikahkan dengan harga 15 juta untuk tamat SMP,20 tamat SMA milyaran kalau sudah kerja/sarjana.nah manohara dibeli milyaran,sekalian bayarin utang ibuknya yang milyaran rupiah,nah apa pantas malaysia bersikap demikian,secara logika,pantas saja.tapi kalau memang mau bertemu namanya juga orang penting dan udah dijual seperti badut cantik berjalan nah ya terima ajalah perintah suaminya boleh atau tidak ketemu manoharanya,maaf-maaf ya….

untuk itu jangan jadikan harta untuk menikahkan anakmu

You can leave a response, or trackback from your own site.

5 Responses to “MANOHARA sudah dijual ibunya sejak MENIKAH?…. !”

  1. uke poet says:

    April 29th, 2009 at 9:49 am

    ho oh yah.. tega2nya ibu menjual anaknya demi harta…

  2. casual cutie says:

    May 7th, 2009 at 6:10 am

    wah…ko si anak juga mau ya??? yah mau gimana lagi, mau menyesal sekarang juga percuma

  3. sedayu says:

    May 15th, 2009 at 2:15 am

    Sebaiknya jangan terlalu dibesar-besarkan apalagi menyangkut hubungan 2 negara,ini hanya masalah intern keluarga yang sebenarnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Seandainya Daisy tahu sedikit tata krama dan punya moral yang baik setidaknya dia bisa bicara dg keluarga kesultanan secara baik-baik, tapi memang dasar dari awal tujuannya sudah tidak baik ya begini akhirnya. Teriak sana teriak sini kayak kambing kebakaran jenggot.Sudahlah tdk usah dibela belum tentu yg dia bicarakan di media benar (biasanya orang yg salah teriaknya kenceng…)

  4. Bayu says:

    June 3rd, 2009 at 2:05 am

    Udah gitu sekarang malah cari duit dr media.. wawancara kesana.. wwancara kesini… obral tuh semua cerita

  5. lindataway says:

    June 3rd, 2009 at 3:56 am

    Yang salah itu menurut saya justru ibunya sidessy…. masa anak masih ingusan , Hak anak adalah untuk berkembang …masih pengen jalan-jalan, pengen main menjadi dirinya sendiri ….. belum siap mental jadi ibu ….masih dibawah umur udah dikawinkan hanya demi utang lunas…… wah gimana ibu begitu….. makanya bangsa kita ga dihargai…………..kayanya semua yang atur ibunya deh.
    demi kesenangan dan kebahagiaan ibunya bukan anaknya………….
    Jangan ah terulang lagi para ibu papan atas ngawinin anak kecil……badannya gede……….kasihan

Leave a Reply