Etika -Sosial anak muda Sumatra Barat (Sumbar)

Wednesday, October 28, 2009 3:30
Posted in category Sosial & Budaya

Zaman sekarang sering kali kita mendengar kalau orang tua bilang anak-anak zaman sekarang tidak ber etika atau dalam bahasa indonesia bakunya disebut etiket.Kalau dilihat memang benar adanya misalnya saja anak-anak sekang dalam naik angkutan umum atau yang kita kenal dengan sebutan angkot,banyak sekali dari kita baik itu anak SMA,SMP,SD bahkan kuliah yang anak-anaknya merasa dah dewasa sok pintar dan sok cantik tidak mau membagi tempat duduk dengan penumpang yang lainnya.atau bahkan saat turun angkot susah sekali untuk turun yang ibuk-ibuk membiarkan barang-barang belanjaannya sedangkan kalau terinjak dia akan marah.yang anak-anak SMA,SMP,SD juga ikut-ikutan demikian tidak mau masuk kedalam dan tidak memberi tempat atau bahkan tidak memberi tempat duduk

Sebenarnya apa lagi masyarakat sumbar yang katanya nih terkenal dengan adat istiadat tapi kok kurang ya etikanya.ndak saat naik angkot,ndak saat ada yang kemalangan malah buat acara besar-besaran pakai orgen tungal atau malah jadi penonton di negri sendiri,dan parahnya semua ingin dapat sumbangan,semua ngaku-ngaku miskin saat ada bantuan,semua ngaku-ngaku bermasalah

saat ada kumpul-kumpul ibuk-ibuk RT atau lurah aja lihat aja dari masalah yang kecil ini semua ngaku-ngaku kaya,semua bangga-banggain anaknya yang sarjana.atau apalah.sebetulnya apa iya itu adat orang timur??? atau apa iya masyarakat sumatra barat ini dah kehilangan jati dirinya sebagai orang yang ber adat dan punya tutur kata dan sopan santun

lihat lah sekarang yang tua menyalahkan yang muda,yang muda menertawakan yang tua,APA DUNIA MAU KIAMAT?? YA DUNIA SUMBAR SUDAH KIAMAT ATAS NAMA ETIKA SOSIAL DAN ADAT ISTIADATNYA YANG TAK ADA LAGI.

kenapa saya bilang demikian??

karena saya sebagai orang sumbar juga merasa asing di negeri sendiri.

kalau saya bilang etika dan adat istiadat bangsa ini hanya tinggal TEORI itu masih lumayan. setidaknya masih bisa lagi untuk kembali di pelajari.tapi ini dah hilang alias tak ada sama sekali menurut aku

contoh nyatanya saja sekarang ibuk bapak anak tua muda lebih mentingkan TIK yang memeng harus ada,tapi mata pelajaran BAM sudah dihapus dari kurikulum.Apa-apaan ini.

Kalau masyarakatnya tau adatnya sendiri tak masalah mungkin di hilangkan dan di buat pelatihan tiap hari di sanggar atau taman budaya padang itu untuk pengenalan adat istiadat untuk umum dan tidak hanya orang sanggar aja yang mengisinya

tapi lihatlah sudah tak tau adat istiadat,etika sumatra barat itu apa sekarang kita cuma bisa ngomong karena mata pelajaran sebagai salah satu sumber belajar etika dan adat istiadat minang saja sudah di hapus

astafirullah……… aku sudah gila gara-gara ngomongin ini.hampir berbusa mulut melihat perkembangan dan politik serta adat sosial di sumbar ini

Maaf kata saya ucapkan yang tersinggung marah-marahlah dan yang ngerasa rubahlah dari dirimu sendiri.karena saya juga bukan manusia yang sempurna.makasih.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply