Aku Ketinggalan…

Sunday, October 12, 2008 7:36
Posted in category Cerpen

Cery adalah salah satu mahasiswi Universitas Negeri Padang.Cery sebetulnnya adalah gadis yang riang,tapi….tah kenapa sejak kuliah ini dia menjadi gadis yang suka murung dan menyendiri.

Saat ini cery sudah masuk tahun ke empat.Namun karena sikapnya yang kurang bisa berbaur dengan teman temannya dikampus karena dia hanya tau kulih itu datang (absensi)dan buat tugas saja.sehingga dia sering kali ketinggalan informasi informasi penting untuk kemajuan perkualiahannya.

“hai cery…kamu dah masukin laporan blum…???”tiba tiba cery dikejutkan oleh suara anes yang tah dari mana sudah berada di belakangnya.

“belum…” ucap cery singkat dan berlalu pergi meninggalkan anes yang terbengong bengong melihat sikap cey yang tak pernah bersahabat.

satu minggu kemudian…

Cery masih saja tetap bersikap cuex dan tak mau bersahabat dan terbuka dengan teman temannya karena ia beranggapan semua teman itu brengsek,munafik dan penghianat.

“hai cery…kamu ngapain disini???” Sapa anes…berusaha tuk mendekati cery.

“mangnya napa…???” ungkap cery datar tanpa ekspresi sekalipun di raut wajahnya

“mm…nggak…,mangnya kamu nggak ikut praktek industri ???”Tanya anes lagi sambil mengikuti langkah cery.

“nggak…” ucap cery singkat dan mempercepat langkahnya meninggalkan anes

“cery…tunggu….”teriak anes yang makin susah mengejar cery dan akhirnya

“hah…ya dah lah…” guman anes dan terpaku diam menatap punggung cery yang berlalu begitu saja.

Esok harinya…

“eh…nes…kamu praktek industri dimana ??” Tanya winda pada anes sewaktu mereka lagi duduk duduk di teras jurusan melepas lelah

“mm…aku di Semen Padang loh …kalau kamu dimana??” Tanya anes balik pada winda

“oh..kalau aku ada deh..mau tau aja…,ha..ha…”canda winda lalu mereka pun ikut tertawa besama

“hah.menyebalkan”ucap anes sambil mencubit paha winda karena geramnya.Namun tanpa sadar mereka cery mendengar cerita mereka.tapi …tiba tiba anes melihatnya

“eh..cery…kok nggak gabung sama kita kita??”sapa anes

“oh….eh…ya..ya..”ucap cery terbata-bata menahan malu karena ketahuan menguping pembicaraan mereka dan dengan terpaksa ikut duduk dengan anes dan winda.

“cery..kamu kok diam diam aja?? tanya winda membuka obrolan

“mm…yach…” ucap cery sambil mencari cari sesuatu untuk mengalihkan pandangannya karena tak tau harus bagai mana.walau sebetulnya ia tau jawaban itu nggak nyambung sedikitpun dengan apa yang di tanya winda.

“cery kamu praktek di mana…??” tanya winda lagi memecah keheningan diantara mereka bertiga.

“aku belum…!!”ujar cery singkat

“masak belum..kan seharusnya kita tuh sama…” Tanya winda lagi yang di benarkan oleh anes dengan mengangguk-anggukkan kepalanya.

Tapi cery hanya diam saja tak menjawab pertanyaan pertanyaan teman temannya.dan merekapun akhirnya larut dalam keheningan,hanya ada suara motor yang berlalu-lalang didepan mereka.

Empat bulan kemudian…

Saat cery sedang asik duduk di taman fakultasnya tiba-tiba…

“cery …kamu bagaimana kamu ini…masak belum buat laporan-laporan juga kamu lagi…” tiba-tiba ibuk mukni dosen pembimbingnya datang mengejutkan lamunannya.

Ibuk mukni termasuk dosen muda di fakultas cery,karena kepintarannya dia bisa melebihi dosen-dosen terdahulunya

“cery…melamun juga kamu lagi..nggak dengar yang saya bilang….???”ucap buk mukni dengan geramnya melihat cery yang terus terusan melamun tak menghiraukannya.

“a..anu..buk..belum..tapi ngomong-ngomong maaf buk…laporan itu laporan apa yach..??”Tanya cery dengan wajah menunduk karena takut melihat bu mukni.

“kamu ini..bagaimana sich..kemana saja kamu selama ini??” bentak buk mukni menyindir cery…

“anu buk…anu..saya mohon maaf..saya benar-benar nggak tau…!!”ucap cery membela diri

“kamu ini…anu buk..anu buk apa itu…???benar-benar terlalu kamu ini…masak mahasiswa begini…”nada ibuk mukni mulai melunak pada cery…

“ah..ya sudah…pusing saya lihat kamu…!!” lagi lagi emosinya terpancing,geram melihat sikap cery yang sangat..sangat.. “hah…”hela buk mukni dalam,dan berlalu pergi meninggalkan cery

“benar-benar naik darah melihatnya…”guman buk mukni dalam hatinya

Lima bulan berlalu…

“Buk…maaf…saya mau Tanya gimana cara buat praktek industri buk…???” Tanya cery tiba-tiba mengejutkan ibuk mukni yang sedang sibuk mengurus laporan untuk ujian seminar wisuda.

“A…apa kata kamu…nggak salah dengar ibuk tuh…??”seringai ibuk mukni

“…………………………………..”cery hanya diam tanpa tau harus berkata apa lagi

“cery…cery…kamu itu seharusnya banyak-banyak bertanya dengan teman jadi kamu nggak ketinggallan informasi terus cer…,Sekarang sudah nggak ada lagi waktu buat praktek industri.Semua orang sedang sibuk ngurus laporan untuk wisuda dan kamu…kamu masih aja bertanya industri,hah….terlalu kamu…!!”ucap buk mukni sambil mengusur laporan-laporan mahasiswanya.

“ya sudah nantik saja kamu menghadap saya setelah orang selesai wisuda tahun ini…yach..”jawab buk mukni singkat

Cery berlalu pergi menggalkan kantor buk munin.dia hanya bias melihat kesibukan-kesibukan teman temannya untuk berkonsultasi dan buk mukni yang sibuk melihat laporan laporan teman-temannya.

“hah…andai aja aku tak setolol ini..andai saja aku bias membuka diri dengan orang lain dan kuat menerima apa pun persoalan hidup,teman teman penghianat pasti aku tak kan seperti ini,karena meski mereka begitu tapi itulah hidup…hah…andai aja…sesal cery dalam hati.

Kini cery harus menunggu waktu buat praktek industri dan setelah itu baru bias seperti teman temannya.hah..aku jadi ketinggalan terlalu banyak oleh teman teman dan menjadi orang yang merugi,hah…guman cery.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply